UNIMUGO Tegaskan Komitmen sebagai Kampus Berdampak, Lepas 75 Mahasiswa KKN Muhammadiyah–'Aisyiyah 2026 Bertema "Mengabdi, Berkarya, dan Berdampak"
Gombong – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui pelepasan 75 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah–'Aisyiyah (KKN-MAs) Tahun 2026. Mengusung tema "Mengabdi, Berkarya, dan Berdampak", kegiatan pelepasan yang dilaksanakan pada Senin, 27 Juli 2026, di Kampus UNIMUGO menjadi langkah awal bagi para mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, serta semangat pengabdian dalam kehidupan bermasyarakat.
KKN Muhammadiyah–'Aisyiyah (KKN-MAs) merupakan program pengabdian masyarakat berskala nasional yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah–'Aisyiyah (PTMA). Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai PTMA di Indonesia untuk belajar lintas budaya dan disiplin ilmu, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan berbagai solusi inovatif bagi masyarakat melalui dakwah pencerahan, pemberdayaan, dan penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).
Melalui tema "Mengabdi, Berkarya, dan Berdampak", UNIMUGO menegaskan bahwa pelaksanaan KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan proses pembelajaran nyata dalam membangun kepedulian sosial, kepemimpinan, dan kemampuan mahasiswa untuk menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
Dalam amanahnya, Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., menyampaikan bahwa mahasiswa harus mampu menjadi duta terbaik universitas sekaligus agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya program kerja yang terlaksana, tetapi juga dari dampak positif yang mampu dirasakan masyarakat setelah program tersebut berakhir.
Beliau menegaskan bahwa mahasiswa UNIMUGO harus hadir dengan semangat melayani, bekerja bersama masyarakat, serta mampu mengembangkan potensi lokal melalui inovasi dan kolaborasi. Selain menjaga nama baik almamater, mahasiswa juga diharapkan menjadi teladan dalam sikap, etika, dan implementasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan selama menjalankan pengabdian.
Sementara itu, Wakil Rektor I UNIMUGO, Dr. Isma Yuniar, M.Kep., mengingatkan bahwa KKN merupakan ruang belajar yang sesungguhnya bagi mahasiswa. Di tengah masyarakat, mahasiswa dituntut untuk mampu beradaptasi, berkomunikasi secara efektif, bekerja sama dengan berbagai pihak, serta mengimplementasikan kompetensi akademik dalam menyelesaikan persoalan nyata.
Menurutnya, pengalaman selama KKN akan menjadi bekal berharga dalam membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, empati sosial, dan kemampuan memberikan kontribusi bagi pembangunan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua LP2M UNIMUGO, Dr. Siti Mutoharoh, MPH., menjelaskan bahwa seluruh peserta telah mendapatkan pembekalan sebagai persiapan sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian. Pembekalan tersebut meliputi pemahaman mengenai pelaksanaan KKN-MAs, penguatan nilai-nilai AIK, etika bermasyarakat, penyusunan program kerja, hingga strategi pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada keberlanjutan.
Ia berharap mahasiswa mampu menjadi fasilitator sekaligus mitra masyarakat dalam mengembangkan berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi wilayah, sehingga kehadiran mahasiswa benar-benar memberikan manfaat yang nyata.
Mewakili seluruh peserta, Koordinator Mahasiswa KKN-MAs UNIMUGO, Nur Rizka Alfadila, mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2023, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada mahasiswa UNIMUGO untuk menjadi bagian dari KKN Muhammadiyah–'Aisyiyah Tahun 2026.
Ia menyampaikan bahwa seluruh peserta berkomitmen untuk menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi nilai-nilai Muhammadiyah, serta mengabdikan ilmu dan kemampuan yang dimiliki demi memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat kebersamaan, kolaborasi, dan kepedulian akan menjadi bekal utama dalam melaksanakan setiap program pengabdian.
Pelepasan 75 mahasiswa KKN Muhammadiyah–'Aisyiyah Tahun 2026 ini kembali mempertegas komitmen Universitas Muhammadiyah Gombong sebagai kampus yang berdampak (Impactful University), yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga konsisten mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, berkarakter Islami, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap persoalan masyarakat.
Melalui semangat "Mengabdi, Berkarya, dan Berdampak", UNIMUGO terus menghadirkan generasi muda yang siap menjadi penggerak perubahan, membangun kolaborasi, memberdayakan masyarakat, dan menghadirkan solusi yang berkelanjutan. Pengabdian yang dilakukan para mahasiswa diharapkan menjadi cerminan nyata peran UNIMUGO dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang berkualitas sekaligus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.