UNIMUGO dan Universiti Malaysia Sabah Gelar Seminar Internasional tentang Keamanan dan Efektivitas Pengobatan Herbal
GOMBONG – Sebagai wujud penguatan kerja sama internasional, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) berkolaborasi dengan Universiti Malaysia Sabah (UMS) dalam penyelenggaraan webinar internasional pada Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik, mendorong pertukaran ilmu pengetahuan, serta memperkuat kolaborasi lintas negara di bidang kesehatan. Mengangkat isu pengobatan herbal dan komplementer, webinar ini membahas pentingnya pemanfaatan terapi berbasis bukti ilmiah, aspek keamanan, serta potensi interaksinya dengan obat-obatan modern sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan wawasan kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber yang membahas penerapan pengobatan herbal dan komplementer dari perspektif farmasi klinis, keperawatan, pelayanan maternal, serta kebijakan dan manajemen rumah sakit.
Ketua Panitia, Dr. Apt. Naelaz Zukhruf W. H., M.Pharm.Sci., menjelaskan bahwa seminar dirancang untuk memperluas pemahaman peserta mengenai pelayanan kesehatan integratif yang aman, tepat, dan berbasis bukti ilmiah.
Empat Perspektif Pengobatan Herbal dan Komplementer
Materi pertama disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Praneetha Palasuberniam dari Universiti Malaysia Sabah, yang membahas Clinical Pharmacy in Integrative Care: Herbal Medicine, Drug-Herb Interactions, and Patient Safety. Pembahasan berfokus pada peran farmasi klinis dalam pelayanan integratif, termasuk potensi interaksi antara herbal dan obat-obatan serta pentingnya keselamatan pasien.
Selanjutnya, Dr. Patricia Sator dari Universiti Malaysia Sabah menyampaikan materi Complementary Nursing Care: Evidence-Based Practice of Acupressure, Aromatherapy, and Herbal Therapy in Chronic Disease Management. Materi ini mengulas pendekatan komplementer dalam praktik keperawatan, seperti akupresur, aromaterapi, dan terapi herbal untuk mendukung penatalaksanaan penyakit kronis berdasarkan bukti ilmiah.
Dari bidang kebidanan, Bd. Kusumastuti, S.SiT., M.PH., CPHT., RPYT. dari UNIMUGO membawakan materi Integrative Maternal Care: Safe Use of Herbal and Complementary Approaches in Pregnancy, Labor, and Postpartum. Pembahasan menitikberatkan pada pentingnya penggunaan herbal dan pendekatan komplementer secara aman selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas, dengan tetap memperhatikan kebutuhan serta keselamatan ibu dan bayi.
Sementara itu, Dr. Ulfatun, M.Biomed. dari RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, membahas Policy, Financing, and Hospital Management of Integrative Health Services in the Era of Budget Constraints. Materi ini mengangkat aspek kebijakan, pembiayaan, dan manajemen rumah sakit dalam pengembangan layanan kesehatan integratif di tengah keterbatasan anggaran.
Keempat materi tersebut memberikan perspektif yang saling melengkapi bahwa pengobatan herbal dan komplementer perlu diterapkan secara tepat, dengan mempertimbangkan bukti ilmiah, kondisi pasien, keselamatan, serta kesiapan sistem pelayanan kesehatan.
Herbal Berpotensi, Keamanan Tetap Menjadi Prioritas
Sambutan Rektor UNIMUGO disampaikan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Ns. Isma Yuniar, M.Kep. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan penyakit, tetapi juga mencakup pencegahan, penerapan pola hidup sehat, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Indonesia memiliki kekayaan tanaman herbal dan pengetahuan tradisional, termasuk jamu, yang telah dimanfaatkan secara turun-temurun. Meski demikian, penggunaannya perlu disertai kajian ilmiah untuk memahami manfaat, potensi risiko, dosis yang tepat, serta kemungkinan interaksi dengan obat-obatan modern.
Melalui seminar ini, peserta diharapkan semakin memahami bahwa herbal tidak selalu bebas risiko. Konsultasi dengan tenaga kesehatan menjadi penting, terutama bagi pasien yang rutin mengonsumsi obat, ibu hamil, serta kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.
Memperkuat Kolaborasi Kesehatan Indonesia–Malaysia
Seminar internasional ini menjadi langkah strategis UNIMUGO dan Universiti Malaysia Sabah dalam memperkuat pertukaran ilmu pengetahuan, memperluas jejaring akademik, serta mendorong pengembangan penelitian dan praktik pelayanan kesehatan integratif.
Kolaborasi kedua institusi juga membuka peluang kerja sama berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Bagi mahasiswa dan tenaga kesehatan, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperoleh wawasan lintas negara sekaligus memperkuat kompetensi sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, UNIMUGO menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan berkualitas dan kolaborasi internasional yang inovatif. Upaya tersebut diharapkan turut mendorong pelayanan kesehatan yang lebih aman, bermutu, berbasis bukti ilmiah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Penulis: T.Adi Yatma