Kebumen — Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kebumen terus memperkuat transformasi digital melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) SatuMu yang diikuti perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Kebumen. Kegiatan ini menghadirkan tim dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah sebagai pemateri utama.
Sambutan disampaikan oleh Sekretaris PDM Kebumen, H. Kinanto, S.IP., yang menekankan urgensi digitalisasi administrasi melalui platform SatuMu guna mewujudkan tata kelola organisasi yang lebih efektif, akuntabel, dan terintegrasi.
Sementara materi inti disampaikan secara menyeluruh oleh tim SatuMu PWM Jawa Tengah.
Sesi pertama
mengulas mekanisme klaim dan pendaftaran e-KTAM melalui aplikasi Masa, dilanjutkan dengan demonstrasi aktivasi DOM (Database Organisasi Muhammadiyah) pada platform SatuMu agar peserta dapat memahami implementasi teknis secara langsung.
Sebagai bentuk dukungan konkret, PDM Kebumen memberikan fasilitas klaim KTAM gratis bagi PCM, yang secara khusus berlaku bagi peserta yang mengikuti Bimtek ini. Kebijakan ini diharapkan mampu mempercepat proses digitalisasi data keanggotaan di tingkat cabang.
Perkembangan positif mulai terlihat pasca kegiatan, di mana sebanyak 6 verifikator dan agen SatuMu dari PCM telah berhasil melakukan aktivasi. Capaian awal ini menjadi indikator bahwa proses implementasi SatuMu di Kebumen mulai berjalan dan mendapat respons aktif dari struktur di bawahnya.
Selain itu, peserta juga memperoleh materi terkait pembukaan rekening Bank Danamon Syariah bagi PCM yang belum memiliki rekening resmi, sebagai bagian dari penguatan tata kelola keuangan organisasi yang lebih profesional dan transparan.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, evaluasi, serta penyusunan rencana tindak lanjut (RTL). Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan, terutama terkait kendala teknis di lapangan dan strategi percepatan implementasi.
Melalui Bimtek ini, diharapkan seluruh PCM di Kebumen dapat segera mengoptimalkan penggunaan SatuMu. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam menghadapi era digital, sekaligus memperkuat sistem administrasi organisasi yang modern, tertib, dan terintegrasi.