MILAD KE-32 UNIMUGO: PERKUAT SINERGI DAN BUDAYA KINERJA, WUJUDKAN UNIVERSITAS UNGGUL DAN BERKEMAJUAN
Gombong – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menggelar Tasyakuran Milad ke-32 dengan mengusung tema "Bersinergi, Berkinerja, dan Berkemajuan Menuju UNIMUGO Unggul". Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan ini dilaksanakan di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UNIMUGO, Senin (6/7/2026), serta dihadiri oleh Badan Pembina Harian (BPH), jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan tamu undangan.
Momentum Milad ke-32 ini menjadi tonggak penting perjalanan UNIMUGO, karena bertepatan dengan lima tahun transformasi status dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong (STIKES Muhammadiyah Gombong) menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong, sejak diterbitkannya Surat Keputusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (kini Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) pada 5 Juli 2021.
Perjalanan Panjang Menuju Universitas Unggul
Dalam sambutannya, Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan Milad bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum refleksi atas perjalanan panjang institusi dalam memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan, kesehatan, dan masyarakat.
Beliau mengulas sejarah singkat berdirinya UNIMUGO yang berawal dari Akademi Keperawatan (AKPER) Muhammadiyah Gombong pada tahun 1994. Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi kesehatan, institusi tersebut berkembang menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong, hingga akhirnya bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong pada tahun 2021.
"Perjalanan selama 32 tahun ini menunjukkan bahwa perubahan tidak terjadi secara instan. Semua merupakan hasil dari sinergi, kerja keras, dan komitmen seluruh elemen persyarikatan Muhammadiyah, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta mitra yang terus mendukung kemajuan UNIMUGO," ungkap Prof. Sofyan Anif.

Tiga Program Strategis Menuju UNIMUGO Unggul
Pada kesempatan tersebut, Prof. Sofyan Anif juga memaparkan sejumlah program strategis yang akan menjadi fokus pengembangan UNIMUGO dalam beberapa tahun mendatang.
• Program Kuliah Perangkat Desa dengan Model Open Payment
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa, UNIMUGO akan menghadirkan Program Kuliah Perangkat Desa dengan skema pembiayaan Open Payment, yaitu sistem pembayaran yang fleksibel sehingga memberikan kemudahan bagi perangkat desa untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya di awal.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam menghadapi tantangan pembangunan dan pelayanan publik yang semakin kompleks.
• Pondok Pesantren Mahasiswa Terintegrasi
UNIMUGO juga terus memperkuat karakter mahasiswa melalui pembangunan Pondok Pesantren Mahasiswa Terintegrasi. Program ini dirancang untuk memadukan pendidikan akademik dengan pembinaan keislaman, kepemimpinan, dan karakter sesuai nilai-nilai Muhammadiyah.
Dengan konsep tersebut, mahasiswa tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral, spiritual, dan kepedulian sosial yang tinggi.
• Persiapan Pembukaan Fakultas Kedokteran
Sebagai bagian dari visi besar pengembangan universitas, UNIMUGO juga tengah mempersiapkan pembukaan Fakultas Kedokteran. Kehadiran fakultas ini diharapkan mampu melengkapi ekosistem pendidikan kesehatan yang selama ini menjadi kekuatan utama UNIMUGO.
Rektor optimistis bahwa dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, cita-cita tersebut dapat segera terwujud sehingga memberikan kontribusi nyata dalam memenuhi kebutuhan tenaga medis yang profesional dan berkarakter Islami.
Rangkaian Milad Libatkan Sivitas Akademika dan Masyarakat
Wakil Rektor IV UNIMUGO, Ns. Dadi Santoso, M.Kep., Ph.D., menjelaskan bahwa peringatan Milad tahun ini tidak berhenti pada kegiatan tasyakuran semata.
Menurutnya, rangkaian kegiatan telah disusun dengan melibatkan berbagai unsur sivitas akademika maupun masyarakat luas melalui berbagai kompetisi dan kegiatan sosial.
"Setelah pembukaan Milad ini, akan dilaksanakan berbagai lomba baik yang bersifat internal maupun eksternal. Harapannya, rangkaian Milad tidak hanya menjadi ajang kebersamaan keluarga besar UNIMUGO, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat," jelasnya.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan kreativitas, sportivitas, kolaborasi, sekaligus mempererat hubungan antara UNIMUGO dengan sekolah, mitra, dan masyarakat.
Simbol Syukur atas Perjalanan 32 Tahun
Suasana tasyakuran berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Acara ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 32 tahun pengabdian UNIMUGO di dunia pendidikan.
Momen tersebut menjadi pengingat bahwa setiap capaian yang telah diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, dukungan Persyarikatan Muhammadiyah, pemerintah, mitra, alumni, dan masyarakat yang selama ini memberikan kepercayaan kepada UNIMUGO.
Menguatkan Sinergi untuk Masa Depan
Mengusung tema "Bersinergi, Berkinerja, dan Berkemajuan Menuju UNIMUGO Unggul", Milad ke-32 menjadi komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas kinerja, serta menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Di usia yang ke-32, UNIMUGO terus menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang berkembang pesat dengan semangat unggul dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan nilai-nilai Islam berkemajuan.
Dengan berbagai program strategis yang tengah dipersiapkan, UNIMUGO optimistis mampu melahirkan lulusan yang profesional, berakhlak mulia, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap menjadi bagian dari solusi bagi pembangunan bangsa.
"Milad ke-32 bukanlah titik akhir perjalanan, melainkan awal untuk melangkah lebih jauh. Bersama seluruh sivitas akademika dan para mitra, UNIMUGO siap bersinergi, meningkatkan kinerja, dan terus berkemajuan menuju Universitas Muhammadiyah yang unggul, berdaya saing, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat."