Pesantren Modern MiBS Kebumen mulai menerapkan pendekatan seleksi berbasis pemetaan minat dan bakat dalam Tes Penerimaan Santri Baru (PSB) Gelombang 1 yang digelar pada Sabtu (11/4/2026). Model ini digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum personal bagi setiap santri.
Pelaksanaan tes di kompleks pesantren tidak hanya mengukur kemampuan akademik. Proses seleksi juga menekankan pengenalan karakter, potensi, dan kecenderungan minat calon santri sejak awal.
Pimpinan Pesantren Modern MiBS Kebumen, Ustaz Muhrofin, mengatakan wawancara menjadi instrumen kunci dalam proses seleksi. Tahap ini melibatkan santri dan orang tua untuk menggali potensi secara lebih komprehensif.
"Dilakukan tes wawancara baik itu orang tua ataupun santri untuk mengetahui kecenderungan minat dan bakat mereka. Apa yang ingin mereka salurkan di pondok pesantren, sehingga nanti kami bisa memberikan arahan program apa yang perlu kami tingkatkan agar sesuai dengan minat dan bakat masing-masing santri," ujar Muhrofin.

Integrasikan Akademik, Keagamaan, dan Keterampilan
Selain wawancara, peserta mengikuti tes tertulis yang mencakup pengetahuan umum dan agama. Penguji juga melakukan pemetaan kemampuan baca tulis Al-Qur'an sebagai bagian dari standar dasar pendidikan.
Kepala Sekolah SMP MiBS Kebumen, Sofan Tri Prasetyo, menyebutkan bahwa pendekatan ini dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan keseimbangan kompetensi.
"Kami juga merencanakan adanya program bilingual yaitu language camp atau kampung bahasa Arab dan Inggris untuk meningkatkan kemampuan bahasa santri," ujarnya.
Selain itu, santri akan dibekali keterampilan pendukung seperti public speaking dan jurnalistik.
Adaptasi Digital dan Penguatan Karakter
MiBS Kebumen juga menyiapkan fasilitas pendukung yang relevan dengan kebutuhan masa kini. Sarana olahraga seperti futsal dan pencak silat tersedia untuk menunjang aktivitas fisik.
Di sisi lain, pesantren mengembangkan ruang digital melalui tim "Suara Santri" sebagai wadah kreativitas. Kehadiran jurusan DKV di jenjang SMK memperkuat arah pengembangan ini.
Pihak pesantren menegaskan bahwa seluruh inovasi tetap berjalan dalam koridor nilai-nilai pesantren.

Targetkan Lulusan Adaptif dan Siap Berkontribusi
Melalui sistem seleksi yang komprehensif, MiBS Kebumen menargetkan lahirnya santri yang adaptif terhadap perubahan zaman. Model pendidikan yang diterapkan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga kesiapan berkontribusi di masyarakat.
Pendekatan ini menempatkan pemetaan potensi sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan santri sejak tahap awal seleksi.