Berita 27 Februari 2026

AL-QUR’AN TIDAK HANYA SEKEDAR DI BACA TAPI DIPAHAMI MAKNANYA

Penulis: Bambang Irawan Editor: Bambang Irawan Reading Time: 2 mins read
AL-QUR’AN TIDAK HANYA SEKEDAR DI BACA TAPI DIPAHAMI MAKNANYA

AL-QUR’AN TIDAK HANYA SEKEDAR DI BACA TAPI DIPAHAMI MAKNANYA

Gombong – Kamis (26/2) Bukberling PCM Gombong bersama Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kalitengah beserta Ortom, AUM dan Warga Muhamamdiyah Kalitengah di Masjid Mujahidin Kalitengah Gombong.

Dalam sambutanya Widiantoro Triatmaji selaku Wakil Ketua PCM Gombong menyampaikan bahwa Kegiatan Bukberling PCM Gombong ini sebagai wahana untuk bersilaturrahim dan bertatap muka secara langsung denga PRM se PCM Gombong dan seluruh warga Muhammadiyah di ranting-ranting. “Dan hari ini sesuai jadwal di PRM Kalitengah”.

“Tujuan dari diadakannya kegiatan adalah untuk menyemarakan bulan suci Ramadhan dengan dakwah yang menggembirakan,” tambahnya.

Menukil sebuah hadits dari Riwayat Abu Daud dan Tirmidzi dari ibnu Abbas Rasulullah SAW menyampaiakan bahawa surga itu merindukan empat golongan manusia; Orang yang gemar membaca AL-Qur’an (Taalil qur’an), Orang yang menjaga lisan (wa hafizhil lisaani), orang yang memberi makan orang lapar (wa muth’imil jii’aani), dan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan (wa sho’imiina fii syahri romadhoni).

Menurut Puji Handoko, golongan yang pertama adalah orang yang gemar membaca A[-Qur’an. “Maksudnya membaca Al-Qur’an tidak hanya sekedar membaca akan tetapi memahami maknanya,” Tambahnya

“Banyak dari kita seringkali hanya menghatamkan bacaannya saja, tidak sampai pada pemahaman makna ayat tersebut,” tegas Puji Handoko selaku penceramah pengajian Bukberling Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gombong, Kamis (26/2) di Masjid Mujahidin PRM Kalitengah Gombong Kebumen.

Mengutip dari Syair lagu “Tombo Ati” yang pertama adalah membaca Al-Qur’an dan Maknanya. Puji Handoko mengajak dalam membaca Al-Qur’an diupayakan dengan artinya, syukur-syukur dengan tafsirnya sehingga paham asbabul nuzulnya.

Golongan yang kedua itu orang yang menjaga lisannya adalah orang yang sangat hati-hati dalam berucap, apalagi ini di bulan Ramadhan lebih-lebih sedang berpuasa. Ujarnya.

Kemudian golongan yang ketiga orang yang memberi makan orang lapar, dan keempat adalah orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.

Komentar (0)

Tulis Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!